Aku percaya huruf itu bernyanyi. Membawakan tembang, kidung, juga simfoni. Ia bisa saja riang, murung, rendah, jua tinggi. Tentang batu dan pijar api. Langit dan garis pelangi. Kota dan kisah sunyi. Dirimu dan lara hati. Apapun, seperti segala yang mungkin terbenam oleh hari. Semuanya tetaplah huruf dalam kalimat nada yang tak usai dalam setarik umur dan takdir diri. Juga lembaran ini.

Advertisements