Tulisan ieu lahir gara-gara pengalaman nyata: jadi harita uing ditawari untuk menuliskan sebuah buku pelajaran bagi anak-anak SD dan SMP. wallohi, baru tau ternyata buku pelajaran ditulis oleh orang sembarangan, lalu ada cukongnya, ada penerbit yang maenin harganya. Anjing..!! Pantes buku tiap tahun ganti, hargana aya nu murah aya nu mahal, kualitasna teu puguh pastina. Hampura Gusti…
{I}
Bagaimana seorang anak haram dari rahim dunia seperti aku akan menjelaskan optimismenya, ketika usaha dan pemikirannya harus dimulai dengan sebuah pemahaman bahwa sifat-sifat seperti radikal, utopis, goblok dan pianjingeun dapat meraih segala yang dicita-citakannya ?!!
Bagaimana pula jika “seorang anak haram” diganti dengan “setiap orang”?. setiap orang tanpa terkecuali yang memiliki hasrat untuk senantiasa melakukan dan menjadi apa saja yang diinginkannya. Setiap orang berhak untuk menentukan nasibnya sendiri, sekalipun jadi anjing..!!!. setiap orang mestinya, dan harus menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri, berjuang untuk melakukan perlawanan terhadap segala bentuk penguasaan dan dominasi yang membelenggu kebebasan setiap orang untuk melakukan kreasi individualnya dalam dunia ini. Bebas dari segala bentuk hegemoni yang bersifat fisik maupun hegemoni ide-ide. Read the rest of this entry »


