Filsafat proses dicetuskan pertama kali oleh Alfred North Whitehead walaupun benih pemikirannya sendiri bisa dilacak pada masa Yunani kuno saat zaman keemasan mula filsafat berawal. Tulisan ini mencoba menelaah beberapa poin pemikiran Whitehead secara singkat.
Metafisika Proses Whitehead
Ada beberapa konsep dan istilah sentral yang sering mengemuka dalam pembahasan tentang filsafat proses Whitehead, yakni; proses (process), entitas aktual (actual entity), prehensi (prehention), prinsip kreativitas (creativity), objek-objek abadi (eternal objects), dan Tuhan (God). Point-point tersebut pada dasarnya saling terkait, tak terpisah dalam membentuk sistem filsafat Whitehead secara utuh.
Whitehead (1861 – 1947), pada dasarnya lebih menggunakan istilah “kosmologi” daripada “metafisika” untuk menyebut rancang pandang dunia buat sistem filsafatnya. Metafisika atau filsafat spekulatif ini dirumuskannya sebagai; “the endeavour to frame a coherent, logical, necessary system of general ideas in terms of which every element of our experience can be intrepreted.” (usaha untuk merumuskan suatu sistem gagasan-gagasan umum yang logis dan koheren, dimana setiap unsur pengalaman dengannya dapat dijelaskan (Process and Reality, Canada, 1979). Read the rest of this entry »


